rickofahruliansyah

Abu Revino Rasyid

اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ ☝️Tauhid 📣 Back to Sunnah 🎬 Free Repost & Share Video 📖 Kekhawatiran akan hilang dengan ilmu 🌏 Batam - Indonesia

Loading...
. 👤 Ustadz Farhan Abu Furaihan ======= PEMBAHASAN BID'AH Banyak kaum muslimin yang masih meremehkan masalah bid’ah. Hal itu bisa jadi karena minimnya pengetahuan mereka tentang dalil-dalil syar’i. Padahal andaikan mereka mengetahui betapa banyak hadits Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam yang membicarakan dan mencela bid’ah, mereka akan menyadari betapa Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sangat sering membahasnya dan sangat mewanti-wanti umat beliau agar tidak terjerumus pada bid’ah. Jadi, lisan yang mencela bid’ah dan mewanti-wanti umat dari bid’ah adalah lisan Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam sendiri. . Beberapa hadits beliau antara lain, 🔘 Hadits 1 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, . مَنْ أَحْدَثَ فِى أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ . “Barangsiapa membuat suatu perkara baru dalam urusan kami ini (urusan agama) yang tidak ada asalnya, maka perkara tersebut tertolak” 📚 (HR. Bukhari no. 2697 dan Muslim no. 1718) . 🔘 Hadits 2 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, . مَنْ عَمِلَ عَمَلاً لَيْسَ عَلَيْهِ أَمْرُنَا فَهُوَ رَدٌّ . “Barangsiapa melakukan suatu amalan yang bukan berasal dari kami, maka amalan tersebut tertolak” 📚 (HR. Muslim no. 1718) . 🔘 Hadits 3 Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam setiap memulai khutbah biasanya beliau mengucapkan, . أَمَّا بَعْدُ فَإِنَّ خَيْرَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ وَخَيْرُ الْهُدَى هُدَى مُحَمَّدٍ وَشَرُّ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلُّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ . “Amma ba’du. Sesungguhnya sebaik-baik perkataan adalah kitabullah dan sebaik-baik petunjuk adalah petunjuk Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam. Sejelek-jelek perkara adalah (perkara agama) yang diada-adakan, setiap (perkara agama) yang diada-adakan itu adalah bid’ah, setiap bid’ah adalah kesesatan” 📚 (HR. Muslim no. 867) . Dan masih banyak lagi hadits-hadits yang membicarakan dan mencela bid’ah, namun apa yang kami nukilkan di atas sudah cukup mewakili betapa bahaya dan betapa pentingnya kita untuk waspada dari bid’ah. Wallahu’alam. . https://muslim.or.id/11456-hadits-hadits-tentang-bidah.html . #sunnah #batammengaji #batamsunnah #manhajsalaf #tauhid #bidah #acehmengaji #ustadzfarhanabufuraihan
. 🔁 Repost @ibnabdilghafur . . وَإِذَا قِيلَ لَهُمُ اتَّبِعُوا مَا أَنْزَلَ اللَّهُ قَالُوا بَلْ نَتَّبِعُ مَا أَلْفَيْنَا عَلَيْهِ آَبَاءَنَا أَوَلَوْ كَانَ آَبَاؤُهُمْ لَا يَعْقِلُونَ شَيْئًا وَلَا يَهْتَدُونَ . “Dan apabila dikatakan kepada mereka: “Ikutilah apa yang telah diturunkan Allah,” mereka menjawab: “(Tidak), tetapi kami hanya mengikuti apa yang telah kami dapati dari (perbuatan) nenek moyang kami”. “(Apakah mereka akan mengikuti juga), walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui suatu apapun, dan tidak mendapat petunjuk?” (QS. Al-Baqarah: 170) . Semoga Allah ﷻ selalu menjaga Ustadz Farhan dan dilindungi dari marabahaya. اَمِين يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن . #acehmengaji #ustadzfarhanabufuraihan #aceh
. 👤 Ustadz Muhtarom ====== PEMIMPIN CERMINAN RAKYATNYA Faktanya, hampir semua jama’ah atau kelompok masyarakat itu dipimpin oleh orang yang sesuai dengan kwalitas kebaikan masyarakatnya. Jadi, setiap pemimpin adalah cerminan rakyatnya, sebagaimana ketika Allâh Azza wa Jalla menjadikan Fir’aun sebagai penguasa bagi kaumnya, karena mereka sama seperti Fir’aun. Allâh Azza wa Jalla berfirman , . فَاسْتَخَفَّ قَوْمَهُ فَأَطَاعُوهُ ۚ إِنَّهُمْ كَانُوا قَوْمًا فَاسِقِينَ . "Maka Fir’aun mempengaruhi kaumnya (dengan perkataan itu) lalu mereka patuh kepadanya. Karena sesungguhnya mereka adalah kaum yang fasik." (QS. Az-Zukhruf/43:54) . Dalam ayat ini Allâh Azza wa Jalla menegaskan bahwa kaum Fir’aun adalah orang-orang fasik, oleh karena itu, Allâh Azza wa Jalla menjadikan orang yang seperti mereka sebagai penguasa mereka. Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata, “al-khafîf berarti orang dungu yang tidak beramal dengan ilmunya, dan ia selalu mengikuti hawa nafsunya." . Telah dijelaskan didepan bahwa individu adalah sebab pertama munculnya bencana, juga telah dijelaskan bahwa semua orang itu akan merasakan buah dari amal perbuatannya. Diantara wujud dari buah amalannya itu adalah kondisi para pemimpin mereka. Karena kondisi mereka sesuai dengan prilaku masyarakat, sebagaimana peribahasa bahasa arab yang artinya kezhaliman penguasa itu disebabkan oleh kezhaliman yang dilakukan rakyat. . Ibnu al-Azrâq mengatakan, “Sudah menjadi keharusan bagi setiap masyarakat untuk selalu mencatat bahwa kekejaman para pemimpin dan pejabat disebabkan oleh tindakan dan perbuatan rakyat yang jauh dari jalan kebenaran, sebagaimana kandungan kaidah, “Sebagaimana keadaan kalian, begitulah penguasa kalian.” . Sumber: https://almanhaj.or.id/4230-kalian-akan-dipimpin-oleh-orang-yang-seperti-kalian.html . #sunnah #batammengaji #batamsunnah #manhajsalaf #tauhid #pemimpin #presiden #mencela #taat #demonstrasi
. 👤 Ustadz Ali Ahmad ====== POLIANDRI "Jika lelaki boleh beristri lebih dari satu, mengapa wanita tidak boleh bersuami lebih dari satu (Poliandri)?” . 🔘 Pertanyaan ini kadang terbesit di benak kita, atau bahkan digembar-gemborkan oleh sebagian aktivis feminis yang mengklaim sedang memerjuangkan kesetaraan gender. Mari kita simak jawabannya: (1) Ketentuan dari Allah. Aturan bahwa wanita tidak boleh memiliki beberapa suami dalam satu waktu adalah ketentuan Allah ﷻ. Allah Ta'ala berfirman, . وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ النِّسَاء إِلاَّ مَا مَلَكَتْ أَيْمَانُكُمْ كِتَابَ اللّهِ عَلَيْكُمْ . "Dan (diharamkan juga kamu mengawini) wanita yang bersuami, kecuali budak-budak yang kamu miliki. (Allah telah menetapkan hukum itu) sebagai ketetapan-Nya atas kamu.” (QS. An Nisaa 24) . Dalam Tafsir Ibni Katsir dijelaskan makna وَالْمُحْصَنَاتُ مِنَ النِّسَاء maksudnya: ‘Diharamkan bagimu menikahi para wanita Ajnabiyah yang Muhshanat, yaitu yang sudah menikah’. . (2) Lelaki adalah Pemimpin Keluarga. jika seorang wanita memiliki lebih dari satu suami, apakah organisasi rumah tangga akan berjalan dengan banyak pemimpin? Suami mana yang akan ditaati? Bagaimana jika para suami berselisih dan memberi perintah berlainan? . (3) Cobaan Terbesar Bagi Lelaki adalah Wanita, Namun Tidak Sebaliknya. Allah Yang Maha Bijaksana, mensyariatkan poligami bagi laki-laki, sebagai salah satu jalan untuk meringankan cobaan dari godaan wanita. Namun sebaliknya, tidak kita dapati dalil yang menunjukkan, bahwa cobaan terbesar wanita adalah godaan pria. Ini salah satu hikmah mengapa Poliandri tidak disyariatkan. . (4) Menjaga Kejelasan Nasab. Jika satu wanita disetubuhi oleh beberapa suami, maka tidak jelas anak yang lahir dari rahimnya adalah hasil pembuahan dari suami yang mana, sehingga tidak jelas akan dinasabkan kepada siapa. . Ibnu Qayyim Al Jauziyyah rahimahullah berkata, “.....Andai wanita dibolehkan menikahi dua orang lelaki atau lebih, maka dunia akan hancur. Nasab pun jadi kacau. Para suami saling bertikai satu dengan yang lain, kehebohan muncul, fitnah mendera, dan bendera peperangan akan dipancangkan.” [I’laamul Muwaqqi’in, 2/65] . Sumber : nasihatsahabat.com . #sunnah #batammengaji #poliandri
. 👤 Ustadz Khalid Basalamah ====== ADAB KEPADA ORANG KAFIR Seorang Muslim meyakini bahwa setiap orang yang tidak tunduk kepada Allah dengan menganut Islam, maka dia kafir yang harus disikapi dengan sikap yang telah ditentukan syariat. Di antaranya, sebagai berikut : (1) Tidak menyetujui keberadaannya di atas kekufuran dan tidak ridha terhadap kekufuran. . (2) Selama Allah Azza wa Jalla membenci orang kafir karena kekufurannya, maka seorang Mukmin harus juga membenci orang kafir tersebut. . (3) Tidak memberikan wala’ (kedekatan; loyalitas, kesetiaan) dan kecintaan kepada orang kafir. . (4) Bersikap adil dan berbuat baik kepadanya, selama orang kafir tersebut bukan kafir muhârib (orang kafir yang memerangi kaum Muslimin). Berdasarkan firman Allah Azza wa Jalla, . لَّا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُم مِّن دِيَارِكُمْ أَن تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ . "Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tidak memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil". (QS. al-Mumtahanah/60: 8). Ayat yang mulia ini membolehkan bersikap adil dan berbuat baik kepada orang-orang kafir, kecuali orang-orang kafir muhârib (orang-orang kafir yang memerangi umat Islam). Karena Islam memberikan sikap khusus terhadap orang-orang kafir muhârib. . (5) Mengasihi orang kafir dengan kasih sayang yang bersifat umum. Seperti memberi makan jika dia lapar; memberi minum jika haus; mengobatinya jika sakit; menyelamatkannya dari kebinasaan; dan tidak mengganggunya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, . ارْحَمُوا مَنْ فِي الْأَرْضِ يَرْحَمْكُمْ مَنْ فِي السَّمَاءِ . "Kasihilah orang-orang yang berada di atas bumi, niscaya Dia (Allah) yang berada di atas langit akan mengasihi kamu" 📚 [HR. at-Tirmidzi, no. 1924] . (6) Tidak mengganggu harta, darah, dan kehormatan, selama dia bukan kafir muhârib. Karena itu merupakan kezhaliman yang dilarang oleh Allah Azza wa Jalla. . ▶️ Baca selengkapnya : https://almanhaj.or.id/2942-adab-adab-kepada-orang-kafir.html . #sunnah #khb
. 👤 Ustadz Khalid Basalamah ======= MENIKAH KARNA HAMIL Wanita yang hamil karena perbuatan zina tidak boleh dinikahkan baik dengan laki-laki yang menghamilinya ataupun dengan laki-laki lain kecuali bila memenuhi dua syarat. . 🔘 Pertama : Dia dan si laki-lakinya taubat dari perbuatan zinanya. Ini dikarenakan Allah Subhanahu wa Ta’ala telah mengharamkan menikah dengan wanita atau laki-laki yang berzina, Dia Subhanahu wa Ta’ala berfirman, . اَلزَّانِيْ لاَ يَنْكِحُ إِلاَّ زَانِيَةً أَوْ مُشْرِكَةً وَالزَّانِيَةُ لاَ يَنْكِحُهَا إِلاَّ زَانٍ أَوْ مُشْرِكٌ وَحُرِّمَ ذَلِكَ عَلى الْمُؤْمِنِيْنَ . "Laki-laki yang berzina tidak mengawini kecuali perempuan yang berzina, atau perempuan yang musyrik, dan perempuan yang berzina tidak dikawini melainkan oleh laki-laki yang berzina atau laki-laki musyrik, dan yang demikian itu diharamkan atas orang-orang yang mukmin" (QS. An Nur : 3) . 🔘 Kedua : Harus beristibra’ (menunggu kosongnya rahim) dengan satu kali haidl bila si wanita tidak hamil. Dan bila hamil, maka sampai melahirkan kandungannya. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, . لاَ تُوْطَأُ حَامِلٌ حَتَّى تَضَعَ وَلاَ غَيْرُ ذَاتِ حَمْلٍ حَتَّى تَسْتَبْرِأَ بِحَيْضَةٍ . "Tidak boleh digauli yang sedang hamil sampai ia melahirkan, dan (tidak boleh digauli) yang tidak hamil sampai dia beristibra’ dengan satu kali haid" 📚 [Mukhtashar Ma’alimis Sunan 3/74] . Juga sabdanya Shallallahu ‘alaihi wa sallam, . لاَ يَحِلُّ ِلامْرِئٍ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَالْيَوْمِ اْلآخِرِ أَنْ يَسْقِيْ مَاءَه ُزَرْعَ غَيْرِهِ . "Tidak halal bagi orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir dia menuangkan air (maninya) pada persemaian orang lain" 📚 [HR Abu Daud] . ⚠️ Bagaimana status anak hasil perzinaan tersebut? Madzhab yang empat (Hanafi, Maliki, Syafi’i dan Hambali) telah sepakat. Anak hasil zina tidak memiliki nasab dari pihak laki-laki. Dalam arti si anak itu tidak memiliki bapak. Meskipun si laki-laki yang menzinahinya, menaburkan benih itu mengaku yang dikandung itu anaknya. Tetap pengakuan ini tidak sah, karena anak tersebut hasil hubungan di luar nikah. . https://almanhaj.or.id/1946-menikahi-wanita-yang-sedang-hamil.html . #sunnah #batammengaji #manhajsalaf #menikah #hamil
. 👤 Ustadz Firanda Andirja ======= DAKWAH DALAM NADA Merupakan perkara yang menyedihkan tatkala kita menyaksikan sebagian dai yang mengaku mengikuti madzhab syafi’iyah ternyata menggunakan musik dalam beribadah, jadilah shalawatan disertai senandung musik, irama gambus islami, dll. . Lebih memilukan lagi bahwa ada di antara mereka yang berdakwah dengan menggunakan alat musik. . Padahal ini merupakan bentuk bertasyabbuh (meniru-niru) kaum nasrani dalam tata cara peribadatan mereka di gereja mereka. Jika bertasyabbuh dalam perkara adat dan tradisi mereka merupakan perkara yang dibenci lantas bagaimana lagi halnya jika bertasyabbuh dalam perkara ibadah mereka? . Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, . وَمَنَ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ . “Barang siapa yang bertasyabbuh (meniru-niru) suatu kaum maka ia termasuk dari mereka” . 🔘 Maka sungguh teriris hati ini tatkala membaca slogan “Nada dan Dakwah”??, bagaimana bisa digabungkan antara halal dan haram?? dicampur adukan antara kebenaran dan kebatilan? Allah berfirman, . وَلا تَلْبِسُوا الْحَقَّ بِالْبَاطِلِ “Dan janganlah kamu campur adukkan yang hak dengan yang bathil” (QS Al-Baqoroh : 42) . Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tegas mengharamkan musik dalam sabdanya, . لَيَكُوْنَنَّ مِنْ أُمَّتِي أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّوْنَ الْحِرَ وَالْحَرِيْرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفِ . “Sungguh akan ada dari umatku kaum-kaum yang menghalalkan zina, kain sutra, khamr, dan alat-alat musik” 📚 (HR Al-Bukhari) . 🔘 Al-Imam Asy-Syafi’i berkata, “Kalau seandainya ia menghancurkan kecapi atau seruling atau gendang maka…. jika benda-benda ini tidak bisa digunakan kecuali sebagai alat musik maka tidak ada sesuatu yang harus ia ganti rugi. Dan demikian pula jika seorang muslim yang merusak (kecapi dan seruling) milik seorang muslim atau yang merusak adalah orang nasrani atau orang yahudi atau orang kafir musta’man, atau orang muslim yang lain yang telah merusak salah satu dari benda-benda tersebut maka aku anggap semuanya batil (tidak perlu diganti rugi-pen)”(Al-Umm 4/212) . https://firanda.com/784-ajaran-ajaran-imam-syafi-i-yang-ditinggalkan-oleh-sebagian-pengikutnya-2-haramnya-musik.html . #sunnah #manhajsalaf #musik #dakwah
. Bismillah . Berpegang teguh dengan ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam saat ini memang amat berat, bagai mereka yang memegang bara api. . Rasulullah shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Akan datang suatu zaman kepada manusia, dimana orang yang berpegang teguh dengan agama di tengah-tengah mereka bagaikan orang yang menggenggam bara api." [ 📚HR. At-Tirmidzi dari Anas bin Malik radhiyallahu'anhu, Ash-Shahihah: 957 ] . Al Qari mengatakan bahwa sebagaimana seseorang tidaklah mungkin menggenggam bara api melainkan dengan memiliki kesabaran yang ekstra dan kesulitan yang luar biasa. Begitu pula dengan orang yang ingin berpegang teguh dengan ajaran Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam di zaman ini butuh kesabaran yang ekstra. . Itulah gambaran orang yang konsekuen dengan ajaran Islam saat ini, yang ingin terus menjalankan ibadah sesuai sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wa sallam, begitu sulitnya dan begitu beratnya. Kadang cacian yang mesti diterima. Kadang dikucilkan oleh masyarakat sekitarnya. Kadang jadi bahan omongan yang tidak enak. Sampai-sampai ada yang nyawanya dan keluarganya terancam. Demikianlah resikonya. . Asy-Syaikh AbdurRahman bin Nashir As-Sa'di rahimahullah berkata, "Rasulullah shallallaahu'alaihi wa sallam membimbing umat beliau untuk mempersiapkan diri menghadapi keadaan ini, dan hendaklah mereka mengetahui bahwa itu pasti terjadi, siapa yang berjuang menghadapi kesulitan-kesulitan ini dan bersabar demi menjaga amalan agamanya dan imannya walau diterpa berbagai macam tantangan dan ujian, maka baginya derajat tertinggi di sisi Allah, dan Allah akan menolongnya untuk melakukan amalan yang Dia cintai dan ridhoi, sesungguhnya Allah akan selalu memberi pertolongan kepadanya sesuai kebutuhannya." [ 📖Bahjatu Qulubil Abror, hal. 200 ] . 🔄 Free to share 👤 Credit : @arnettabsyar . #berpegangteguhdengansunnah #berpegangteguhpadasunnah #menggenggambaraapi #ghuroba #orangasing
. 👤 Ustadz Abu Yahya Badrussalam ====== JILBABIN HATI DULU Saya ingin bertanya kepada mereka yang mengatakan "Lebih baik dijilbabin dulu hatinya, dibenerin dulu, baru deh nanti jilbab'an. Lha daripada nanti copat-copot, kan kasian juga Islam jadi jelek di mata orang, dll..." . "Bagaimana cara men-jilbab-i hati?" Bukankah hati menjadi tertutup jilbab apabila jilbabnya ada di hati? . Karena hatinya tertutup jilbab akhirnya mereka tidak bisa lagi berpikiran jernih dan benar, sehingga mereka mengatakan seperti itu… . Jilbab itu bukan di hati, tapi jilbab itu menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. . Sebagian Ulama' mengatakan wajah dan telapak tangan juga wajib ditutup, dan sebagian yang lain mengatakan tidak wajib akan tetapi sunnah dan afdhal. . 🔘 Allah Ta'aala berfirman, . يٰۤـاَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِّاَزْوَاجِكَ وَبَنٰتِكَ وَنِسَآءِ الْمُؤْمِنِيْنَ يُدْنِيْنَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيْبِهِنَّ ۗ ذٰلِكَ اَدْنٰۤى اَنْ يُّعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ ۗ وَكَانَ اللّٰهُ غَفُوْرًا رَّحِيْمًا . "Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." (QS. Al-Ahzaab: 59) . ▶️ Yang benar adalah TUBUHNYA DI-JILBAB-IN DAN HATINYA DI-BENER-IN, keduanya wajib dilakukan oleh semua perempuan muslimah. . Jadi, kewajibannya ada dua, yaitu tubuhnya di-jilbab-in dan hatinya di-bener-in. Seandainya kewajiban yang satu masih belum bisa dikerjakan maka kewajiban yang satunya tetap harus dikerjakan dan tidak digugurkan. . Seandainya hatinya masih belum bisa dibenerin, tetap wajib atasnya agar tubuhnya di-jilbab-in. . Wallaahul Musta'aan. . ✒ Oleh: Ustadz Abdullah Sholeh Hadrami hafidzahullah . http://www.salamdakwah.com/artikel/1608-berjilbab-apakah-harus-hatinya-dulu . #sunnah #batammengaji #batamsunnah #manhajsalaf #jilbab #hijab #cadar #muslimah #wanita #hijrah #hati #rodjatv
. 👤 Ustadz Abu Yahya Badrussalam ====== Asy-Syaikh Abdul Qadir Al-Jailany adalah salah seorang ulama ahlusunnah yang berasal dari negeri Jailan. Dari nama negerinya ini, beliau dinasabkan sehingga disebut “al-Jailani”, artinya seorang yang berasal dari negeri Jailan. . Beliau termasuk salah satu ulama dan tokoh dalam madzhab hambali. Ad-Dzahabi ketika membawakan biografinya menyatakan, . الجِيْلِيُّ الحَنْبَلِيُّ، شَيْخُ بَغْدَادَ . "Beliau dari Jailani, bermadzhab hambali, tokoh di Baghdad". . 🔘 Pernyataan Syaikh Abdul Qadir tentang Aqidah. • Pertama, Allah ber-istiwa di atas Arsy, Beliau mengatakan, . وهو بجهة العلو مستو ، على العرش محتو على الملك محيط علمه بالأشياء . "Dia beristiwa di atas. Dia di atas Arsy, Dia menguasai semua kerajaan, ilmu-Nya meliputi segala sesuatu". (al-Ghunyah, 1/71) . • Kedua, beliau membantah semua sekte selain ahlus sunnah, "Selayaknya memahami istiwa Allah sesuai makna tekstualnnya, tanpa ditakwil. Dia bersemayam secara dzat di atas ‘Arsy, tidak kita maknai duduk dan menempel di Arsy, sebagaimana perkataan Mujassimah dan Karramiyah, tidak pula dimaknai berada di atas, sebagaimana perkataan Asy’ariyah. Tidak boleh dimaknai menguasai, sebagaimana aqidah Mu’tazilah. Karena syariat tidak menyebutkan semua makna itu, dan tidak dinukil satupun keterangan  dari sahabat, maupun tabi’in di kalangan Salaf, para pembawa hadis". (al-Ghunyah, 1/74) . 🎯 Pernyataan ini membuktikan, bahwa beliau adalah pengikut salaf, pembawa hadis, ahlus sunah, bukan Asy’ariyah, apaagi Mu’tazilah. . Mengapa lebih banyak disinggung aqidah masalah Allah beristiwa di atas? . Karena ini titik sengketa antara ahlus sunnah dengan ahlul bid’ah dalam masalah aqidah, seperti Asy’ariyah dan Mu’tazilah. . Termasuk yang perlu dibersihkan adalah tersebarnya gambar beliau, yang ini bisa kita pastikan dusta. Karena beliau memusuhi gambar bernyawa dengan wajah. . https://konsultasisyariah.com/25964-siapa-abdul-qadir-al-jailani.html . #sunnah #batammengaji #batamsunnah #manhajsalaf #akidah #tauhid #aqidah #abdulqadirjailani #rodjatv
. 👤 Ustadz Khalid Basalamah ====== SALAM MASUK RUMAH Apa saja yang perlu kita lakukan di rumah kita, supaya tempat tinggal kita nyaman dan damai? Juga agar rumah kita tidak menjadi tempat favorit para syaitan. Diantara yang perlu kita perhatikan adalah: . ▶️ Pertama: Mengucapkan salam sebelum masuk rumah. .  عَنْ أَبِي أُمَامَةَ الْبَاهِلِيِّ، عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: “ثَلَاثَةٌ كُلُّهُمْ ضَامِنٌ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ؛ “…وَرَجُلٌ دَخَلَ بَيْتَهُ بِسَلَامٍ…”. . Dari Abu Umamah al-Bahili Radhiyallahu anhu , dari Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam , Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tiga orang yang dijaga oleh Allâh Subhanahu wa Ta’ala ; (Beliau Shallallahu ‘alaihi wa sallam menyebutkan yang ketiga adalah) … orang yang memasuki rumahnya dengan mengucapkan salam…” 📚 [HR. Abu Dawud] . Salam ini tetap kita ucapkan, baik di dalam rumah ada orang maupun tidak. Sebab Allâh Azza wa Jalla berfirman, . فَإِذَا دَخَلْتُمْ بُيُوتًا فَسَلِّمُوا عَلَىٰ أَنْفُسِكُمْ تَحِيَّةً مِنْ عِنْدِ اللَّهِ مُبَارَكَةً طَيِّبَةً . "Apabila kalian memasuki rumah-rumah hendaklah kalian memberi salam kepada dirimu sendiri, dengan salam yang penuh berkah dan baik dari sisi Allâh" (QS. An-Nûr :61) . ▶️ Kedua: Mengucapkan basmalah saat masuk rumah. Diantara yang perlu kita lakukan agar syaitan tidak menjadikan rumah kita menjadi tempat tinggalnya adalah mengucapkan basmalah saat memasuki rumah. Rasûlullâh bersabda, "Apabila seseorang memasuki rumahnya dan berdzikir kepada Allâh (dengan membaca basmalah) tatkala masuk dan makan, syaitan akan berkata (kepada kawan-kawannya-red), “Kalian tidak mendapatkan tempat menginap dan makan malam (di rumah ini). Dan jika ia masuk namun tidak membaca basmalah, syaitan akan berkata (kepada kawan-kawannya-red), “Kalian mendapatkan tempat menginap”, dan jika ia tidak membaca basmalah sebelum makan niscaya syaitan akan berkata, “Kalian mendapatkan tempat menginap dan makan malam”. 📚 [HR. Muslim, XIII/190 no. 5230] . https://almanhaj.or.id/6764-agar-tidak-serumah-dengan-syaithan.html . #sunnah #batammengaji #batamsunnah #manhajsalaf #rumah #salam #dzikir #ustadzkhalidbasalamah
• • • 👤 Al-Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله 🔁 Repost @balimengaji ============= WAJIB MEMBAYAR HUTANG WALAUPUN KEPADA NON MUSLIM Dari Abu Hurairah Radhiyallahu anuma, dari Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam beliau bersabda : نَفْسُ الْـمُؤْمِنِ مُعَلَّقَةٌ بِدَيْنِهِ حَتَّىٰ يُقْضَى عَنْهُ Jiwa seorang mukmin itu terkatung-katung dengan sebab utangnya sampai hutang dilunasi. Tentang makna hadits di atas, “Jiwa seorang mukmin itu terkatung-katung dengan sebab utangnya sampai hutang dilunasi”, Imam ash-Shan’ani rahimahullah berkata, “Hadits ini menunjukkan bahwa seseorang akan tetap disibukkan dengan utangnya walaupun ia telah meninggal dunia. Hadits ini menganjurkan agar kita melunasi utang sebelum meninggal dunia. Hadits ini juga menunjukkan bahwa utang adalah tanggung jawab berat. Jika demikian halnya maka alangkah besar tanggung jawab orang yang mengambil barang orang lain tanpa izin, baik dengan cara merampas atau merampoknya.”[1] Imam al-Munâwi rahimahullah berkata, “Jiwa seorang mukmin, maksudnya: ruhnya terkatung-katung setelah kematiannya dengan sebab utangnya. Maksudnya, ia terhalangi dari kedudukan mulia yang telah disediakan untuknya, atau (terhalang) dari masuk surga bersama rombongan orang-orang yang shalih.”[2] Syaikh al-‘Utsaimin rahimahullah berkata, “Yakni, jiwanya ketika di dalam kubur tergantung pada utang atas dirinya seakan-akan –wallaahu a’lam- merasa sakit karena menunda penyelesaian utangnya. Dia tidak merasa gembira dan tidak lapang dada dengan kenikmatan untuknya karena dirinya masih mempunyai kewajiban membayar utang. Oleh karena itu kita katakan: Wajib atas para ahli waris untuk segera dan mempercepat menyelesaikan utang-utang si mayit. [3] Masalah utang memang dibenarkan dalam syari’at Islam, akan sebagai kaum Muslimin kita wajib berhati-hati, karena banyak orang yang meremehkan masalah utang, padahal utang adalah masalah besar, menyangkut masalah agama, kehormatan, rumah tangga, dan dakwah. Dan bagi orang yang tidak membayar atau tidak melunasi utang diancam dengan tidak masuk Surga. (almanhajdotordotid)
next page →